[ak93-feua] Bronkitis

*Bronkitis*
  *DEFINISI*

Bronkitis adalah suatu peradangan pada *bronkus* (saluran udara ke
paru-paru).

Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh
sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya
penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis
bisa bersifat serius.

[image: Bronkitis]

  *PENYEBAB*

*Bronkitis infeksiosa* disebabkan oleh virus, bakteri dan (terutama)
organisme yang menyerupai bakteri (*Mycoplasma pneumoniae* dan *Chlamydia*).


Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit
paru-paru dan saluran pernafasan menahun.
Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari:
*Sinusitis kronis*
*Bronkiektasis*
Alergi
Pembesaran amandel dan *adenoid* pada anak-anak.

*Bronkitis iritatif* bisa disebabkan oleh:
- Berbagai jenis debu
- Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen
sulfida, sulfur dioksida dan bromin
- Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
- Tembakau dan rokok lainnya.

   *GEJALA*

Gejalanya berupa:
- batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
- sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
- sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu)
- bengek
- lelah
- pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
- wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
- pipi tampak kemerahan
- sakit kepala
- gangguan penglihatan.

Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu
hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan
nyeri tenggorokan.

Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk
tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna
putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning
atau hijau.

Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang
terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa
minggu.

Sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat.
Sering ditemukan bunyi nafas mengi, terutama setelah batuk.

Bisa terjadi *pneumonia*.

  *DIAGNOSA*

Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan gejala, terutama dari adanya
lendir.
Pada pemeriksaan dengan menggunakan *stetoskop* akan terdengar bunyi
*ronki*atau bunyi pernafasan yang abnormal.

Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:
- Tes fungsi paru-paru
- Gas darah arteri
- Rontgen dada.

  *PENGOBATAN*

Untuk mengurangi demam dan rasa tidak enak badan, kepada penderita dewasa
bisa diberikan aspirin atau acetaminophen; kepada anak-anak sebaiknya hanya
diberikan acetaminophen.
Dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan.

Antibiotik diberikan kepada penderita yang gejalanya menunjukkan bahwa
penyebabnya adalah infeksi bakteri (dahaknya berwarna kuning atau hijau dan
demamnya tetap tinggi) dan penderita yang sebelumnya memiliki penyakit
paru-paru.
Kepada penderita dewasa diberikan trimetoprim-sulfametoksazol, tetracyclin
atau ampisilin. Erythromycin diberikan walaupun dicurigai penyebabnya adalah
*Mycoplasma pneumoniae*.
Kepada penderita anak-anak diberikan amoxicillin.
Jika penyebabnya virus, tidak diberikan antibiotik.

Jika gejalanya menetap atau berulang atau jika bronkitisnya sangat berat,
maka dilakukan pemeriksaan biakan dari dahak untuk membantu menentukan
apakah perlu dilakukan penggantian antibiotik.

Sumber : medicastore


  

-- 
Terima Kasih.

Arsip: http://www.freelists.org/archives/ak93-feua

Other related posts: